CKG Wujudkan Generasi Pelajar Sehat dan Produktif

Jakarta- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi pelajar yang sehat dan produktif. Selain membantu mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas belajar siswa melalui kondisi kesehatan yang lebih terjaga.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan, hasil pelaksanaan CKG di sekolah menunjukkan masih banyak siswa mengalami masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius, terutama terkait kesehatan gigi dan anemia.

“Melalui CKG, pemerintah memperoleh data kesehatan siswa secara lebih sistematis. Dan data ini menjadi dasar untuk merancang intervensi yang lebih tepat, baik di sektor pendidikan maupun di kesehatan,” kata Qodari.

Pemerintah terus memperluas pelaksanaan CKG di sekolah-sekolah sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan preventif bagi anak usia sekolah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi gizi, kesehatan gigi, hingga kesehatan mental siswa.

Sepanjang Januari hingga awal Mei 2026, pemerintah mencatat sebanyak 4.883.890 siswa telah menjalani skrining kesehatan dari total 45.596 sekolah.

Menurutnya, data yang dikumpulkan melalui pemeriksaan kesehatan di sekolah akan menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan lanjutan di bidang pendidikan maupun kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program ini sangat baik karena menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa dipisahkan dari kesehatan peserta didik. Anak yang sehat akan lebih siap belajar, berkembang, dan berprestasi,” ujar Hetifah.

Hetifah menilai temuan pemerintah terkait kondisi kesehatan anak menjadi alarm penting bahwa kesehatan anak memiliki pengaruh besar terhadap proses belajar dan perkembangan mereka.

“Kita sering menganggap persoalan kesehatan anak sebagai hal kecil, padahal dampaknya bisa sangat besar terhadap konsentrasi belajar, rasa percaya diri, hingga kualitas perkembangan anak dalam jangka panjang,” jelasnya.

Dengan demikian, program CKG di sekolah juga dinilai mampu memperkuat budaya hidup sehat sejak usia dini. Melalui pemeriksaan rutin, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga pola makan, kebersihan diri, serta kesehatan fisik dan mental.

Pemerintah berharap, perluasan program CKG dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah. Dengan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses, kualitas kesehatan pelajar diharapkan meningkat sehingga mampu mendukung terciptanya generasi muda Indonesia yang sehat, tangguh, dan produktif di masa depan.

More From Author

Pakar Ingatkan Bahaya Operasi Spionase Asing di Tengah Persaingan Global

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *